Langsung ke konten utama

CANON POWER SHOT A480

Alhamdulillah setelah sekian lama hasrat ini terpendam,akhirnya tersalurkan (hehe jangan mikir negative jee…). Yup sebuah digicam atau kamera digital bersedia menerima pinangan untuk mendampingi hidupku yang sepi (halah lebay.….) hehehe. Ceritanya setelah membaca dan mencari referensi kesana kemari,akhirnya aku mampir juga ke blog mbak ini yang ngasi review dan akhirnya menginspirasiku meminangnya (kamera je…dudu mbak-e).

Sore itu ditemani mas Jarot, ku melangkahkan kaki dengan mantab ke Delta Plaza memboyong Canon Power Shot A480 ke kamar kos. Info awal dapat dari salah satu toko kamera di Plasa Marina harga kamera ini Rp 1.170.000,- tapi entah kenapa hati ini lebih memilih jalan ke Delta Plaza karena ingat pernah tau ada toko kamera juga, pas nyampe di toko segera langsung tanya ke mbaknya dengan tanpa permisi sampe mbaknya jadi bête (cemberut terus sih….mungkin dongkol karena gak ku goda.....nyong kan mau beli kamera mbak, bukan yang lain kekekeke) disini kena Rp 1.160.000,- lebih murah 10 ribu sodara…..dan itu udah harga mati gak bisa ditawar (padahal dengan wajah memelas udah dicoba buat menawar). Ya udah karena udah gak tahan dicemberutin terus akhirnya kuputuskan meminangnya (kamera jee…dudu mbak-e) Canon Power Shot A480 warna hitam tuk menemani hari-hariku.

Dalam paket penjualan-ne ada kamera, memory SD card 32 MB, kabel USB, kabel video, baterai alkaline, tali pengaman kamera, CD Software dan buku manual. Lumayan lengkap, hanya yang disayangkan SD card bawaan Cuma 32 MB plus ga dapet tempat kamera (namae apa ya….??). Bicara ni kamera ga lengkap tanpa ngomongin spesifikasi :

  1. Resolusi max 10 Mega Pixels
  2. 3.3 x zoom optical
  3. 2,5” LCD
  4. DIGIC III
  5. Face Detection
  6. Motion Detection
  7. Red Eye Correction
  8. ISO max 1600
  9. Special Scene Mode
  10. 1 cm / 0.4 in. macro

Mungkin bagi para professional atau yang punya kamera waaaahhh…..fitur diatas udah biasa aja,tapi buat aku yang ga mudeng apa itu semua rasane udah waaaaahhh….apalagi buat meminang harus dilalui dengan pengorbanan ekstra (lebay neeeehhh…..). Dari pada sampean kelamaan baca tulisan orang iseng ini mending langsung liat hasil jepretan kamera inyong, monggo (kalo jelek maklum,namanya juga kamera pertama) :


Hampir lupa, demi menjaga kesehatan dan kesiapan si hitam menangkap objek paling seksi di muka bumi (lokomotif he…..) di blog mbak ini aku dapat masukan soal batre baca disini ya :-)

Postingan populer dari blog ini

Nintendo Meluncurkan Konsol Game Famicom Mini di Jepang

Nintendo perusahaan raksasa dalam bidang permainan elektronik asal negara Jepang baru saja mengumumkan konsol game Famicom Mini yang merupakan versi imut dari konsol game Famicom yang pernah diluncurkan oleh perusahaan tersebut pada tahun 1983 dimana saat itu konsol ini hanya khusus negara Jepang. Peluncurkan akan dilakukan pada tanggal

Warung "Mbak SUM"

Warung Mbak Sum Kali ini mengisahkan tentang Warung Mbak SUM, sebenarnya tidak ada nama resmi dari warung ini hanya saja sang pemilik sering dipanggil "Mbak Sum". Sebuah warung sederhana yang terletak di pinggir Jalan Veteran Surabaya persisnya di depan Kantor Divisi Telex PT Telkom Indonesia. Sepertinya warung ini sudah lama berdiri disini, karena para pensiunan Divisi Telex sering ditemui bernostalgia di warung Mbak SUM. Terong Goreng Ikan Ayam Goreng Gorengan Menu yang tersedia cukup beragam, seperti sayur Asem, sayur Bening, sayur Lodeh, Sop Ayam juga tersedia berbagai macam lauk pauk dari terong, tahu dan tempe goreng, ayam dan ikan laut goreng juga tersedia sebagai lauk pauk. Yang istimewa disini adalah sambalnya, ada sambal matang yang seluruh bahan pembuat sambalnya ditambah Terasi digoreng terlebih dahulu sebelum dilembutkan. Ada juga sambal mentah, yang ini bahan pembuat sambal tidak ditambahkan Terasi dan tidak digoreng seb...

Es Dawet Gempol Serabi

Es Dawet Gempol Serabi Setelah menikmati Rujak Buah yang segar dan pedas, saatnya mengguyur tenggorokan dengan minuman dingin. Tidak perlu berjalan jauh atau beranjak dari kursi, karena di tempat yang sama kita bisa menemukan minuman Es Dawet Gempol dan Serabi. Dulu saat pertama kesini saya sangat penasaran dengan bentuk dari "Gempol" karena inilah yang membuat istimewa dari Es Dawet Serabi yang lainnya. Gentong dan Termos Es Penggunanaan gentong sebagai tempat berjualan tentunya menjadi daya tarik tersendiri dari segi estetika karena terlihat tradisional, dan dipercaya dapat menambah cita rasa dari menu makanan yang dijual. Hanya termos tempat es yang mejadi simbol modern disini. Serabi Inilah bentuk serabi didalam sajian Es Dawet Gempol Serabi ini, serabi sudah dalam keadaan diiris kecil - kecil meskipun ukuran serabinya terlihat tebal rasanya cuma ada 3 - 4 potong serabi dalam satu porsi. Lalu soal "Gempol" yang ...